Baru-baru ini Dua Lipa duduk bersama majalah Variety untuk sebuah sesi wawancara terbarunya. Mulai dari awal mula terjunnya Dua Lipa ke dunia musik, pertemuan pertamanya dengan Katy Perry, hingga apa yang diinginkannya untuk album keduanya nanti menjadi topik yang dibicarakan.

Dua Lipa lahir dan besar di London dengan orang tua yang berasal dari Albania. Hingga pada umur yang ke 11 tahun, keluarganya memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya di Kosovo, Albania dan menetap disana. Namun pada umur yang ke 15 tahun, atas restu orang tuanya Dua Lipa berangkat kembali ke London untuk tinggal bersama dengan kerabat keluarganya. Alasan kembalinya ke London dikarenakan “kesempatan yang ada disana tidak sebesar di UK – itulah yang memaksa saya untuk pindah. Saat kamu mengetahui bahwa kamu tidak bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan di suatu tempat, maka kamu menginginkan yang lebih (dan mencarinya di tempat yang lain),” ungkapnya. Dan setelah kepindahannya di London itulah yang membuat ia memulai memupuk kecintaannya terhadap musik. Mengunggah video lagu-lagu cover pertamanya di Youtube hingga lagu-lagu orisinal ciptaannya di Soundcloud dengan harapan ada yang mendengarkan bakatnya tersebut. Dua Lipa pun mencoba keberuntungannya di dunia model, namun respon yang didapatkan adalah ia bukan “ukuran yang sesuai” untuk industri fashion. Namun, titik terang muncul saat ia diundang untuk menunjukkan vokalnya dalam iklan X-Factor saat itu, yang menarik perhatian Tap Management (yang mengurus Lana Del Rey) dan membawanya ke studio untuk membuat demo.

Salah satu show pertamanya adalah saat ia berkesempatan untuk bernyanyi di muka umum, yang jumlah penontonnya hanya sekitar 10 orang. Namun, titik baliknya adalah saat lagu ‘Hotter Than Hell’ dirilis dan ia terbang ke Swedia untuk tampil disana. Sambutan yang luar biasa didapatkannya, dan ia merasa bahwa inilah awalnya.

Ceritanya mengenai pertemuannya dengan Katy Perry adalah saat Dua Lipa menghadiri konser “California Dreams” di London pada tahun 2011, dimana ia mengantri beberapa jam sebelumnya guna mendapatkan posisi paling depan dekat panggung. Dan saat Katy Perry menyanyikan lagu ‘I Wanna Dance With Somebody’ milik Whitney Houston, ia hendak mengajak seorang penonton untuk bergabung bersamanya di atas panggung. Dan saat itu juga, Dua Lipa langsung naik ke barrier yang ada, dan naiklah ia ke panggung bersama Katy Perry. Dan di bulan Februari 2018 lalu, Katy Perry giliran datang di konsernya di Los Angeles, dan mereka sempat bercengkerama dengan akrab setelahnya. “It was surreal,” sambung Dua Lipa.

Hal yang menarik adalah mengenai salah satu momen yang menurutnya membawa perubahan bagi hidupnya, yaitu saat ia mendengarkan lagu ‘Get The Party Started’ dari P!nk. Ia pun langsung jatuh cinta pada musik P!nk serta langsung membeli album “Missundaztood” dan memutarnya kemanapun ia pergi.

Mengenai album terbarunya, akan memiliki sebuah konsep tersendiri. “I want a bit more depth,” jelasnya. Namun Dua Lipa masih enggan menjabarkan lebih detil. “…. for a little bit, until I put it out into the world. Then it belongs to everyone.”

Baca selengkapnya di Variety, dan lihat cuplikan wawancaranya di bawah ini.