Sebagai bintang yang tengah berada di atas, tentu Shawn Mendes tidak luput dari tiupan angin kencang. Utamanya tentang rumor-rumor mengenai dirinya. Kini, saat menjadi cover untuk majalah Rolling Stone edisi terbaru, popstar asal Kanada yang masih berusia 20 tahun ini pun mengungkap curahan hatinya. Cover RS untuk Shawn sendiri diambil oleh fotografer kenamaan Ruven Afanador.

View this post on Instagram

Of course i have my insecurities and struggles but that’s just one part of me. Sometimes the positive side of a story doesn’t always get fully told and I wish it had here. I love what i do and i love you guys so much ??

A post shared by Shawn Mendes (@shawnmendes) on

Shawn membagi cover RS tersebut melalui akun media sosialnya dengan menyebut di caption jika tentunya ia memiliki rasa insekuritas, meski kini tercatat sebagai superstar. Dalam sesi wawancara yang menyertai, ia mengungkap rasa gelisahnya, utamanya tentang rasa takut menjadi tidak relevan lagi. “Secara harafiah ketakutan terbesarku adalah bangun di esok hari dan tidak ada (lagi) yang peduli,” katanya.

Sang hitmaker juga berbicara tentang gosip-gosip yang meliputi seksualitasnya dan apa pengaruhnya pada dirinya. Ia bahkan sampai merasa perlu untuk terlihat jalan bersama perempuan, untuk membuktikan jika dirinya bukanlah seorang gay, sebagaimana anggapan yang kerap ditujukan pada dirinya.

Jalan bersama dengan Hailey Baldwin misalnya, meski sayangnya Shawn menganggap ia telah menghancurkan kesempatan untuk melanjutkan hubungan mereka menjadi lebih serius. Meski begitu, ia merasa tidak perlu mengubah siapa dirinya sebenarnya. “Mungkin aku sedikit feminin – tapi memang begitu adanya. Itulah mengapa aku adalah diriku,” tandas Shawn.

Selain itu Shawn mengungkap tentang masukan yang didapatnya dari Ed Sheeran, yang disebutnya bisa saja sombong pada dirinya, tapi malah bersikap sangat baik pada dirinya dan bertindak sebagai semacam mentor kepada dirinya. Shawn menyebut Ed sebagai salah orang paling baik di industri musik.

Sebagai bonus, Shawn memberi petunjuk tentang lagu-lagu barunya, utamanya sebuah lagu yang terinspirasi dari Taylor Swift. Tampaknya Taylor memberi kesan tersendiri bagi Shawn, selepas diundang ke pesta ulang tahun ke-22 sang popstar. Apalagi ia juga diajak untuk menjadi bintang tamu di beberapa konser Taylor. Sehingga tidak heran meski kini sudah memiliki status kebintangan yang sejajar, ia tetap menganggap Taylor sebagai salah satu idolanya.