Rapper peraih platinum yang telah berkolaborasi dengan banyak bintang seperti Nicki Minaj, Kanye West dan 50 cents, Tekashi 6ix9ine, Senin kemarin diciduk oleh pihak berwajib. Bukan main-main tuduhan yang dilayangkan pada dirinya, karena ia dianggap terlibat dalam serangkaian tindak kejahatan serius, seperti penembakan, perampokan bersenjata dan penjualan narkoba.

Penuntut Umum menyebutkan jika Tekashi bersama lima tersangka lain merupakan bagian, atau terasosiasi, bersama dengan geng ganas asal New York bernama Nine Trey Gangstas Bloods. Jika Tekashi, yang bernama asli Daniel Hernandez dan baru berusia 22 tahun ini terbukti bersalah, maka hukuman penjaran mininum yang akan didapatnya berkisar antara 3 tahun sampai dengan seumur hidup.

Tuntutan hukum ini secara spesifik mengungkap tiga kasus yang terjadi di awal tahun ini, di mana yang pertama terjadi di tanggal 3 April di dekat Times Square di mana para anggota geng, termasuk Tekashi, merampok seorang pria dengan mengenakan senjata api. Kejahatan kedua berlangsung di tanggal 21 April di mana salah satu tersangka, Fuguan Lovick, menembak anggota geng saingan mereka di Barclays Center, Brooklyn, walau pada akhirnya tidak ada yang terluka. Yang terakhir adalah di tanggal 16 Juli, di mana seorang pria tak bersalah tertembak saat anggota geng merencanakan untuk menembak target yang dianggap tidak hormat kepada Nine Trey Gangstas Bloods.

Tekashi 6ix9ine mulai terkenal namanya selepas debut single komersialnya, ‘Gummo’, di bulan November tahun lalu dan menyabet Platinum. Mixtape miliknya, “Day69”, rilis di bulan Februari dan debut di posisi #4 Billboard 200.

Bulan lalu ia mendapat hukuman empat tahun percobaan setelah mengaku bersalah untuk kasus di tahun 2015 lalu di mana ia membuat dan mendistribusikan video seks eksplisit bersama dengan seorang remaja yang masih berusia 13 tahun.